Kamis, 21 Mei 2009

“Bagaimana cara belajar matematika yang benar?”
“Belajar matematika adalah belajar hidup. Matematika adalah jalan hidup.”

Trachtenberg mempertaruhkan jiwanya menentang Hitler. Trachtenberg, setelah menyelami prinsip-prinsip matematika, menyimpulkan bahwa prinsip kehidupan adalah keharmonisan. Peperangan yang terus berkobar, menyulut kebencian tidak sesuai dengan prinsip-prinsip matematika. Matematika adalah keindahan.

Atas penentangannya ini, Hitler menghadiahi Trachtenberg hukuman penjara. Bagi Trachtenberg, perjara bukan apa-apa. Di dalam penjara, dia justru memiliki kesempatan memikirkan matematika tanpa banyak gangguan. Karena sulit mendapatkan alat tulis-menulis, Trachtenberg mengembangkan pendekatan matematika yang berbasis mental-imajinasi.

Seribu tahun sebelum itu, AlKhawaritzmi mengembangkan disiplin matematika baru: aljabar. AlKharitzmi beruntung hidup dalam lingkungan agama Islam yang kuat. Ajaran Islam, secara inheren, menuntut keterampilan matematika tingkat tinggi. Misalnya, Islam menetapkan aturan pembagian waris yang detil. Pembagian waris sistem Islam melibatkan banyak variabel matematis. Variabel-variabel yang beragam ini menantang penganut Islam – termasuk AlKhawaritzmi – untuk mencari pemecahan yang elegan.

Pemecahan terhadap sistem persamaan yang melibatkan banyak variabel ini membawa ke arah disiplin baru matematika: aljabar. AlKhawaritzmi menulis buku khusus tentang aljabar yang sangat fenomenal. Buku yang berjudul Aljabar ini menjadi panutan bagi matematikawan seluruh dunia. Sehingga nama AlKhawaritzmi menjadi dikenal sebagai Aljabar AlKhawaritzmi (Algebra Algorithm).

Sistem kalender Islam yang berbasis pada komariah (bulan, lunar) memberikan tantangan tersendiri. Penetapan awal bulan menjadi krusial di dalam Islam. Berbeda dengan kalender syamsiah (matahari, solar). Dalam kalender syamsiah, kita tidak begitu sensitif apa berbedaan tanggal 1 Juni dengan 2 Juni. Tetapi pada sistem komariah, perbedaan 1 Ramadhan denga 2 Ramadhan berdampak besar.

Itulah sebabnya, astronomi Islam dapat maju lebih awal. Astronomi memicu lebih berkembangnya teori trigonometri. Aturan sinus, cosinus, dan kawan-kawan berkembang pesat di tangan para astronom Islam waktu itu.

Ajaran agama Islam adalah jalan hidup. Untuk bisa melaksanakan ajaran Islam diperlukan matematika. Matematika menjadi jalan hidup.

Sehebat itukah peran matematika?
Haruskah kita mengambil matematika sebagai jalan hidup?

Tidak selalu! Tidak semua orang perlu mengambil matematika sebagai jalan hidup. Tidak harus semua orang meniru AlKhawaritzmi dan Trachtenberg.

Beberapa orang belajar matematika hanya untuk kesenangan. Beberapa orang yang lain belajar karena kewajiban. Ada pula yang belajar matematika agar naik jabatan. Ada juga agar lulus UN, SPMB, UMPTN. Ada juga untuk menjadi juara.

Masing-masing tujuan, berimplikasi kepada cara belajar matematika yang berbeda. Misalnya bila Anda belajar matematika untuk kepentingan lulus UN, SPMB, UMPTN 2008 akan berbeda dengan belajar untuk memenangkan olimpiade matematika.

Matematika UN, SPMB, UMPTN 2008 hanya menerapkan soal pilihan ganda. Implikasinya Anda hanya dinilai dari jawaban akhir Anda. Proses Anda menemukan jawaban itu tidak penting. Jadi Anda harus memilih siasat yang cepat dan tepat.

Gunakan berbagai macam rumus cepat dalam matematika. Rumus cepat ampuh Anda gunakan untuk UN, SPMB, UMPTN. Tetapi rumus cepat matematika tidak akan berguna untuk olimpiade atau kuliah kalkulus kelak di perguruan tinggi. Anda harus sadar itu.

Contoh rumus cepat matematika yang sering (hampir selalu) berguna ketika UN, SPMB, UMPTN adalah rumus tentang deret aritmetika.

Contoh soal:
Jumlah n suku pertama dari suatu deret adalah Sn = 3n^2 + n. Maka suku ke-11 dari deret tersebut adalah…

Tentu ada banyak cara untuk menyelesaikan soal ini.

Cara pertama, tentukan dulu rumus Un kemudian hitung U11. Cara ini cukup panjang. Tetapi bagus Anda coba untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman konsep deret. Rumus Un dapat kita peroleh dari selisih Sn – S(n-1) .

Cara kedua, sedikit lebih cerdik dari cara pertama. Kita tidak perlu menentukan rumus Un. Karena kita memang tidak ditanya rumus tersebut. Kita langsung menghitung U11 dengan cara menghitung selisih
S11 – S10 = U11
[3(11^2) + 11] – [3(10^2) + 10]
= 3.121 – 3.100 + 11 – 10
= 3.21 + 1
= 64

Cara ketiga, adalah rumus matematika paling cepat dari kedua rumus di atas. Tetapi sebelum menerapkan cara ketiga, kita harus memahami konsepnya terlebih dahulu dengan baik.

Are you ready?
Bentuk baku dari n suku pertama deret aritmetika adalah
Sn = (b/2)n^2 + k.n
Un = b(n-1) + a
a = S1 = U1

Anda harus pahami konsep di atas dengan baik. Cobalah untuk beberapa soal yang berbeda-beda. Tanpa pemahaman konsep yang baik, rumus cepat ini akan berubah menjadi rumus berat.

Dengan hanya melihat soal (tanpa menghitung di kertas) bahwa
Sn = 3n^2 + n

Kita peroleh
b = 6 (dari 3 x 2)
a = 4 (dari S1 = 3 + 1)

U11 = 6.10 + 4 = 64 (Selesai)

Semua perhitungan di atas dapat kita lakukan tanpa menggunakan alat tulis. Semua kita lakukan hanya dalam imajinasi kita. Ulangi beberapa kali. Anda pasti akan menguasainya dengan baik.

Trik untuk menguasai rumus cepat matematika adalah kuasai pula rumus standarnya – rumus biasanya. Dengan menguasai dua cara ini Anda akan semakin terampil menggunakan rumus cepat matematika.

Bagaimana pendapat Anda?

Salam hangat….Selamat berjuang Kawan!

(agus Nggermanto; pendiri APIQ)
*ingin lebih kreatif? silakan kunjungi tulisan saya yang lain.
APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika. APIQ membuka program kursus matematika kreatif yang mengembangkan kecerdasan anak dengan cara fun, gembira, dan mengasyikkan serta lebih cepat. APIQ menumbuhkan motivasi belajar anak dengan pendekatan Quantum Learning, Quantum Quotient, dan Experiential Learning. Berbeda dengan pendekatan metode pendidikan atau pembelajaran matematika yang pada umumnya menempatkan aljabar sebagai fundamental, APIQ justru menempatkan aritmetika sebagai fundamental utama matematika. Pendekatan aritmetika menjadikan matematika lebih konkret tidak abstrak seperti aljabar. APIQ mempelajari matematika secara utuh dari aritmetika, aljabar, geometri, statistik, kalkulus, dan lain-lain. APIQ menyiapkan program untuk anak usia 4 tahun (TK), SD, SMP, SMA, sampai lulus SMA (preuniversity). APIQ membuka peluang bagi Anda yang berminat membuka cabang franchise. Anda dapat menghubungi APIQ di apiq.wordpress.com atau (022) 2008621 atau 0818 22 0898 atau quantumyes@yahoo.com . APIQ berasal dari kata Aritmetika Plus Inteligensi Quantum.

Prediksi Kelulusan

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) di Sumbawa pada tahun 2009, diprediksikan kurang 90 persen. Ini dilatari oleh rendahnya angka capaian hasil uji coba yang digelar Diknas Sumbawa maupun masing-masing sekolah penyelenggara.

Selain itu, oleh perbedaan situasi dan kurikulum yang digunakan saat ini ketimbang kurikulum tahun-tahun sebelumnya. Ditambahkan oleh pengamat pendidikan, Drs Mauluddin Ibrahim MPd kepada Gaung NTB, bahwa faktor kejiwaan dan mentalitas siswa juga ikut mempengaruhi capaian kelulusan UN kali ini.
Ia juga mengatakan, siswa kadang terlihat jenuh di sekolah dengan materi yang diterima dari guru. Akibatnya semangat belajar menjadi menurun. “Motivasi siswa berkurang. Begitu juga hasil uji coba Diknas dan sekolah juga tidak memuaskan,” ungkap Mauluddin Ibrahim.
Kendati seperti itu, Mauluddin mengatakan masih ada waktu teritama untuk SMP untuk melakukan perbaikan, terutama guru dan orang tua memberi motivasi kepada siswa.
Ia memandang, kadang guru memberikan materi berbeda dengan standar kompetensi lulusan (SKL), ini membuktikan bahwa guru belum memahami dan tidak memperhatikan rambu-rambu yang telah ada sesuai petunjuk Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Ketika target kelulusan tidak tercapai? Ia mengatakan, semua pihak terkait perlu melakukan langkah pembenahan proses pembelajaran termasuk sistem pembelajaran agar tidak jauh tertinggal dengan daerah lain di Indonesia. Untuk hal ini katanya, membutuhkan kinerja maksimal dari pengawas apalagi dengan adanya pembagian tugas pengawas sesuai bidang study, maka guru-guru dapat lebih efektif memberikan pembelajaran di dalam kelas.
Categories : SUMBAWA BESAR

Kenanan ku

saya suka bermain sepak bola karena hobi saya. sepak bola bisa membuat otot kita menjadi kuat maka dari itu saya suka bermain sepak bola. sepak bola adalah olahraga yang sangat bebas. bermain sepak bola itu sangat menyenangkan. dan kalau idolah saya adalah f.torres. f.torres adalah pemain dari liverpool. saya suka pada pemain itu karena dia bermain dengan sungguh-sungguh.

karena itu saya sangat menyukai permainan sepakbola,saya berharap tim yang saya gemari tersebut bisa datang ke Indonesia seperti tim menchester united yang menyempatkan datang ke negara indonesia.

Nama:M.Sofyan.P

Pekerjaan:Pelajar
Hobby:voly,renang,dll
Tgl/Lahir:25,Juli1993
Bintang:Leo
MaFa:Yang Halal
Alamat:Asrama divif 2 Kostrad


LIVERPOOL - Kompetisi Premier League 2008/2009 bubar. Menyambut musim baru, Liverpool bertekad mengeluarkan uang banyak untuk membeli pemain di musim panas ini.

Kegagalan menggeser Manchester United dari kursi juara Premier League membuat pelatih The Reds Rafael Benitez gerah. Nafsu mengalahkan United, membuat Rafa berniat menguras kantung sedalam mungkin.

"Kami berpeluang memecahkan rekor transfer kami, tapi jelas bukan (rekor) Manchester United. Tapi itu semua bukan semata mengenai harga. Ini tentang melakukan hal yang benar dan mencari pemain yang tepat," cibir Rafa seperti diungkap Sky Sports, Kamis (21/5/2009).

"Langkah berikutnya adalah melampaui Manchester United dan itu yang paling sulit. Semua tergantung uang yang dapat mereka belanjakan. Di situ letak perbedaannya," lanjutnya.

Rafa menambahkan: "Dalam upaya mengurangi kesenjangan ini kami harus benar-benar bermain cantik dalam bursa transfer musim panas ini. Itu bisa menjadi pembeda memenangkan dua atau tiga angka ekstra yang kami butuhkan untuk memenangkan gelar juara."

"Kami tidak memiliki uang sebanyak itu jadi kami harus cerdas di pasar pemain, maka bukan soal apakah Anda memiliki uang atau tidak. Saat Anda memiliki uang akan lebih mudah karena tidak ada yang memperhatikan kesalahan Anda." (tan)

MADIUN - Berdasarkan keterangan dari perpustakaan dan penerangan TNI Angkatan Udara, pesawat Hercules melakukan kontak terakhir saat berada di ketinggian sekira 12.000 kaki.

Menurut Kepala Perpustakaan dan Penerangan TNI AU Mayor Sus Sutrisno, pada pukul 06.27 WIB pesawat Hercules berada di ketinggian sekira 12.000 kaki.

"Pada pukul 06.29 WIB, saat itu pesawat ngedrop dan ketinggian langsung menurun menjadi 1.000 feet dan kontak sudah hilang," ujar Sutrisno di lokasi kejadian, di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (20/5/2009).

Saat ini, di lokasi kejadian masih dilakukan evakuasi. Tampak bangkai pesawat sedang dipotong dan diangkut dengan menggunakan alat berat oleh tim gabungan TNI dan Polri. (Solichan Arif/Koran SI/lsi)

Korban Pesawat Hercules

MAKASSAR - Lapangan Udara Sultan Hasanuddin saat ini tengah mempersiapkan penyambutan 14 jenazah korban jatuhnya pesawat Hercules di Magetan, Jawa Timur, yang akan tiba di Makassar, Kamis (21/5/2009) siang ini.


Keempat belas jenazah korban adalah korban yang berasal dari wilayah Sulawesi Selatan. Enam di antanaranya adalah personel TNI AU dan sisa warga sipil.

Kepala Urusan Penerangan Pasukan dan Perhubungan Umum Lanud Hasnuddin Kpt Agus Subagio mengatakan, pihaknya telah menyiapkan upacara penyambutan jenazah, data-data para jenazah beserta foto dan riwayat hidup masing-masing.

Hingga kini, di areal Lanud Hasanuddin puluhan korban telah menunggu kedatangan anggota keluarga meraka. Mereka diperbolehkan masuk ke areal bandara dan menunggu di halaman Gedung Galaktika, di mana jenazah akan diserahterimakan kepada keluarga.

14 korban itu adalah Kpt Nurmansyuri, Imas, Rahmat, Hasrul Ari Rajab, Lanka dan Halifa Tasiamfu (pasangan suami istri) , Mayor Boy Timur Wahyudi (Kepada Seksi Pertahanan Landasan Lanut Hasanudin), Siti Aminah, Indri, Serma Ali Minarang, Serma Andi Wiratno, Serma Yustianus Alfian, Syahrudin, dan Serma Dwi Wijayanto.

Dari informasi terakhir pesawat yang membawa jenazah kini masih berada di Bandara Rembaga Lombok NTB, pesawat itu akan langsung terbang ke Bandara Sultan Hasanuddin, ke bandara Wolter Monginsidi, Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berakhir di Bandara Patimura, Ambon, Maluku. (Andi Aisyah/Trijaya/ded)

;;

By :
Free Blog Templates